ISLAM DI TENGAH ARUS MODERNISASI (Pembaharuan dalam ranah Pendidikan Islam)
Juni 17, 2014 jam 11:55esuk
Judul buku :Neomodernisme (Telaah Pemikiran Fazlur Rahman)Penulis : M. Rikza Chamami, M.Si.
Editor : Abu Rokhmad
Penerbit : Walisongo Press
Tahun Terbit : Juli, 2010
ISBN : 978-602-97346-6-9
Tebal : 15x21cm
M. Rikza Chamami, kelahiran 20 Maret 1980 di Krandon kota Kudus, dari pasangan Chamami Tholchah dan Masfiyah. Background pendidikan beliau dimulai dari TK dan SD di Nawa Kartika kota Kudus. Beliau kembali menjadi siswa MI kelas 5 di Madrasah Qudsiyyah Kauman Kudus setelah tamat SD. Setelah tamat dari MI, beliau melanjutkan pendidikannya di MTs dan MA pada almamater yang sama, selain pendidikan formal, beliau juga menempuh pendidikan non-formalnya di Madrasah Mu’awanatul Muslimin Kudus, pondok Pesantren Darunnajah Jrakah Tugu Semarang dan kursus Bahasa Inggris di LBPP LIA.
Beliau menempuh program S.1 di IAIN Walisongo jurusan Kependidikan Islam (KI) sekarang berubah nama menjadi Manajemen Pendidikan Islam dan Program Minor Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Beliau dapat menyelesaikan S.1 dengan predikat lulusan terabik di jurusan Kependidikan Islam dan skripsi yang beliau susun dengan tebal halaman 260 tersebut juga mendapat penghargaan sebagai Skripsi Terbaik dalam Pulsit Award.
Kemudian beliau melanjutkan S.2 di almamater yang sama, dan dalam waktu 2 tahun beliau berhasil menyandang gelar Master Studi Islam dengan predikat cumlaude dan kembali di nobatkan sebagai mahasiswa terbaik S.2 Program Studi Pendidikan Islam. Beliau saat ini aktif sebagai Dosen Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang.
Kegiatan ilmiah dalam bentuk karya tulis selalu aktif dilakukan. Sebelum menjadi dosen, beliau sudah aktif menulis di beberapa media: Suara Merdeka, Radar Kudus, Solo Pos, Wawasan, Barometer, Koran SINDO, Majalah Edukasi, Majalah Al Mihrab, Majalah Ma’arif dan jurnal-jurnal ilmiah.
Buku ilmiah yang dihasilkan antara lain: demi IPNU (Aneka Ilmu Semarang, 2003), Mengendalikan “Syahwat Politik” Kiai NU (Aneka Ilmu Semarang, 2004), Pendidikan Kaum Sarungan (IPNU Press, 2009), Pendidikan Neomodernisme: Telaah Pemikiran Fazlur Rahman (Rasail Semarang, 2010), Inspirasi Spirit Isra Mi`raj Rasulullah SAW (Mubarok Press Kudus, 2011), Studi Islam Kontemporer (Pustaka Rizki Putra, 2012), Kyai Tanpa Pesantren: Potret Kyai Kudus (Gama Media, 2013) dan Pendidikan Sufistik: Mengungkap Tarekat Guru-Murid (Pustaka Rizki Putra, 2013). Buku-buku ilmiah yang pernah ia edit antara lain: Mengatur Media Penyiaran: Problem dan Dinamika (Editor, KPID Press: 2006), Guru Besar Bicara: Mengembangkan Keilmuan Pendidikan Islam (Editor, Rasail Semarang, 2010) dan Peningkatan Integritas Birokrasi: Arah Baru Disiplin Pegawai (karya Prof. Abdurrahman Masu’ud, Ph.D, Puslitbang Kemenag RI, 2012).
Saya mengambil Pendidikan Neomodernisme: Telaah Pemikiran Fazlur Rahman (Walisongo Pres, 2010), sebagai buku yang akan saya review. Salah satu buku ilmiah karya M. Rikza Chamami yang merupakan skripsinya untuk memperoleh gelar S.1 di IAIN Walisongo Semarang. Sebuah buku hasil telaah dari pemikiran Fazlur Rahman sebagai Bapak Neomodernisme Islam, karena beliau merupakan pencetus gagasan neomodernisme ini, beliau yang memiliki kepedulian sangat tinggi terhadap pembaharuan di sektor pendidikan.
Fazlur Rahman (1919-1988) yang dilahirkan dikeluarga yang menganut madzhab Hanafi, salah satu madzhab sunni yang mempunyai watak liberal dengan mengandalkan peran akal dan berada di keluarga yang sangat menghargai sistem pendidikan modern , juga turut mempengaruhi pemikiran beliau tentang perlunya pembaharuan pendidikan islam dan bahkan menjadi fokus utama yang harus dilakukan, karena Islam mengalami problem yang berkepanjangan yakni adanya stagnasi atau kebekuan. Yang ditengarai karena adanya pendapat tokoh agama yang menentang sains an-sich dan filsafat sehingga menolak sains-sains rasional, serta menonjolnya retorika, kefasihan berbahasa, dan teologi yang semakin merugikan kualitas ilmu pengetahuan pada abad pertengahan.
Buku ini menyajikan bagaimana neomodernisme muncul sebagai gerakan keempat pembaharuan Islam yang dipromotori oleh tokoh Fazlur Rahman. Yang tidak lupa pula penulis menjelaskan ketiga gerakan sebelumnya secara gamblang, sebagai gambaran untuk bekal pembaca dalam memahami neomodernisme itu sendiri. Kekurangannya, dalam penyajiannya penulis banyak menggunakan istilah asing, sehingga menjadikan pemahaman masih dalam perkiraan, dan bahkan ada kalimat asing yang tidak diterjemahkan. Tapi di sisi lain penulis juga membuat fotenote yang memberi pengetahuan lebih bagi pembaca.
Saya sangat tertarik ketika mulai masuk pada bab ketiga, penulis menjelaskan bagaimana perjalanan sang promotor gerakan neomodernisme ini, bagaimana beliau menghadapi tekanan dari para ulama fundamentalis Pakistan yang merupakan pecahan dari India, yang menolak adanya pemikiran Fazlur Rahman yang modern yang dianggap kontroversi dengan ajaran Islam. Fazlur Rahman yang merupakan keluaran Punjab University Lahore dan universitas ternama Oxford di Inggris yang memandang pendidikan dari dua sisi pendidikan tradisional dan modern. Dan dia menganggap sudah seharusnya pendidikan tradisional mengalami pembaharuan mengikuti perkembangan zaman sehingga pendidikan Islam tidak mengalami ketertinggalan. Pembaharuan yang dikenalkan oleh Fazlur Rahman seorang intelektual muslim yang mencoba untuk mensosilisasikan ide-ide besar di tengah modernisasi adalah pembaharuan pendidikan yang tetap berkiblat pada ajaran al-Qur’an dan Sunnah. Yang disini al-Qur’an sebagai sumber inspirasi pendidikan tidak hanya ditafsirkan secara tekstual, tapi juga dimaknai secara kontekstual.
Saya sangat puas dan sangat menikmati buku Pendidikan Neomodernisme karangan M. Rikza Chamami, penulis begitu pandai dalam menyajikan tiap bab dan sub bab, yang menimbulkan penasaran dan penasaran, dan penasaran itu benar-benar terjawab. Kesalahan penulis dalam hal pengetikan bahkan tidak menjadi sebuah masalah yang cukup penting karena kepuasan saya membaca buku ini.
0 komentar:
Posting Komentar